|
PROFIL DCM TANJUNG MORAWA
Drum
Corps Methodist Tanjung Morawa sebagai salah satu andalan dari pada
Kabupaten Deli Serdang dan Propinsi Sumatera Utara pada umumnya yang
dalam kiprahnya telah banyak menorehkan tinta emas dan prestasi yang
membawa nama harum bagi Sumatera Utara. Drum Corps Methodist (DCM) Tanjung
Morawa yang dulunya disebut dengan Drumband Methodist ini didirikan pada tahun 1987
oleh Alm. Pdt. Petrus Saleh, S.Th yang beralamat di Jalan Irian No.
239 Tanjung Morawa, Deli Serdang. Beliau adalah sosok yang sangat
berperan penting dalam pengembangan Persatuan Drumband Indonesia (PDBI)
di Sumatera Utara ini. Bersama dengan Bapak Willer Pasaribu, Bupati
Deli Serdang Cup I, II dan III boleh terlaksana dengan baik pada
tahun 80an. Semangat dan hasil karya beliau inilah yang telah
menjadi pilar utama bagi DCM untuk boleh mengembangkan sayapnya
kembali.
Dalam perjalanan DCM
dari tahun ke tahun banyak mengalami maju dan mundur seiring dengan
perkembangan Marching Band di Tanah Air. DCM mengalami puncak
kejayaan pada tahun 1989 sampai dengan tahun 1997 dengan memenangkan Kejuaraan Daerah Sumatera
Utara – Aceh (KEJURDA) 3 kali berturut-turut dan
kejuaraan-kejuaraan daerah lainnya. DCM mengalami mati
suri pada tahun 1998 sampai dengan tahun 2005 akitbat
Krisis Moneter dan situasi Kamtibmas yang tidak menentu pada saat
itu. Dampak yang paling dirasakan oleh DCM adalah wafatnya Bapak Alm.
Pdt. Petrus Saleh, S.Th yang dimana beliau adalah Pilar dan Pegangan
bagi DCM pada saat itu sehingga DCM bagaikan anak ayam yang
kehilangan Induk.
Pada
pertengahan tahun 2005 DCM terbangun dari tidur panjangnya dan
memulai kiprahnya kembali di dunia Marching Band tanah air. Pada awal kebangkitannya
DCM merasa ketinggalan jauh dari perkembangan
dunia Marching Band di tanah air dari segi peralatan, konsep pelatihan,
konsep manajemen dan pembinaan pemain. Demi untuk mengejar semua
ketinggalan tersebut, DCM yang dibawah asuhan Bapak dr.Wali selaku
Pimpinan Perguruan Methodist Tanjung Morawa mencoba suatu terobosan
dengan mengganti peralatan-peralatan lama ke peralatan Baru yang memenuhi
standard Drum Corps international (DCI) secara bertahap serta
dipantau secara langsung oleh Bapak Welson Siur, B.Sc (Hons)
tanpa henti-hentinya selama berbulan-bulan. Dan dampak
dari terobosan tersebut, maka dalam 2 tahun, DCM telah banyak
mengukir prestasi-prestasi yang mengharumkan nama baiK
KABUPATEN
DELI SERDANG
secara umum dan
KECAMATAN TANJUNG
MORAWA
secara khususnya.
|